Minggu, 16 November 2014

Puisi kertas

Entah ada apa dengan ketiga puisi ini hingga memiliki awal kata yang sama. Kau.
Ini puisi yang saya buat. Pendek memang. Ya, namanya belajar☺


  

Puisi I
                  SAJAK MU
Kau permata jiwa
Alih mengalih pandangan nyata
Kau adalah berlian dalam tantangan penuh kesan menggerakkan

Rintik derai mulai menghujam
Kau kumpulkan bisikan kejam
Tak izinkan menjamahi
Biar waktu yang menyikapi

Sajak tertulis mendengar desah
kau lewati padang resah
Mengenang manis untaian kata
Takkan bisa menggertakkan rasa


Puisi II
                    KAU SENJA
kau senja..
Oranye itu mendominasi
Hitam putih telah terlewati
Menyongsong cahaya abadi

Kau senja..
Tak perduli teriakan mimpi
Bisikan sepi yang meracuni
Kasih sunyi yang terjamahi

Kau senja..
Ribuan warna mengelilingi
Tak ada kisah terlewati
Raih cahaya yang tertinggi

Kau senja..
Lenyap hitam bersama sunyi
Hadir kasih penuh arti
Meraih kisah dalam mimpi



Puisi III
                        OASE
kau..
Kelam kerinduan menjamahi
Kau..
Rasa mati menepi sunyi. Sunyi
Sunyi kasih kasih ternanti

Angin itu t'lah menyapa
Menaburkan oase yang sempurna
Sentak hati merapuh
Merapuh duka yang terbuka

Bukan!
ini bukan fatamorgana
fatamorgana cinta yang sudah
Kau lihat?
sudut buta t'lah terjamah
Bukan kata tak mampu bicara
Hanya perangai rasa tak berjiwa
Oase itu..
Oase rasa tak terjamah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar